Membandingkan karakteristik mesin pemotong laser dari empat aspek.

Membandingkan karakteristik mesin pemotong laser dari empat aspek.

  1. Persyaratan operasi, dan pemeliharaan
  2. Kecepatan memotong:
  3. Kesesuaian bahan
  4. Biaya

Membandingkan karakteristik mesin pemotong laser dari empat aspek, sehingga setiap orang dapat memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang mesin pemotong laser sebelum membeli peralatan. Normaltan China berfokus pada analisis tiga jenis utama mesin pemotongan laser: mesin pemotongan laser serat, mesin laser solid-state YAG, dan mesin laser CO2, yang masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri dalam produksi.

Cutting speed and cutting effect

  1. Persyaratan operasi dan pemeliharaan

Laser serat menggunakan transmisi serat optik dan relatif mudah dioperasikan. Peralatan bebas perawatan dan peralatan bebas penyesuaian. Mesin laser solid-state YAG membutuhkan perawatan yang sering, dan efek lensa termalnya terlihat jelas. Keadaan jalur optik mesin laser CO2 terkait dengan efek pemotongan benda kerja. Sebelum digunakan, perlu menyesuaikan jalur optik dan merawat peralatan secara teratur.

The size of the laser cutter determines the maximum size of material that can be cut. Smaller machines are more affordable and suitable for smaller projects, while larger machines can handle larger and thicker materials. The size of the machine also affects its portability and ease of use. Some machines are designed for desktop use, while others require a dedicated footprint. Compared with large machines, small machines require less operation and maintenance.

  1. Kecepatan dan efek pemotongan

Efek kecepatan dari mesin pemotong laser diukur dengan kecepatan pemotongannya, yaitu kecepatan mesin menggerakkan sinar laser ke bahan yang sedang dipotong. Kecepatan potong biasanya diukur dalam inci per menit (IPM). Mesin yang lebih cepat lebih efisien dan dapat menangani volume pemotongan yang lebih besar, tetapi mungkin mengorbankan beberapa presisi dalam prosesnya.

Kecepatan potong mesin laser serat lebih tinggi daripada mesin laser CO2, yang lebih dari dua kali lipat dari mesin laser CO2 berdaya sama. Mesin pemotong laser serat cocok untuk memotong lembaran logam.

Dibandingkan dengan mesin pemotong laser CO2/YAG, kualitas pemotongan mesin pemotong laser serat lebih baik.

Efek presisi dari mesin pemotong laser diukur dengan lebar celah minimumnya, yang merupakan lebar pemotongan sinar laser. Semakin kecil potongannya, semakin presisi mesinnya. Pemotong laser dapat menghasilkan potongan yang sangat kecil, terkadang sekecil seperseribu inci, yang membuatnya ideal untuk tugas pemotongan yang rumit dan halus.

  1. Kesesuaian material dan industri aplikasi

Penerapan laser serat pada pemrosesan bahan logam menentukan bahwa ini lebih cocok untuk persyaratan pemrosesan manufaktur lembaran logam, industri peralatan rumah tangga 3C, dan industri energi baru. Secara relatif, mesin laser CO2 memiliki penerapan material yang lebih luas.

  1. Tingkat konsumsi energi dan biaya komprehensif

Membandingkan peralatan dengan daya yang sama, tingkat konversi fotolistrik dari tinggi ke rendah adalah laser serat > laser CO2 > laser keadaan padat.

Kekuatan mesin pemotong laser biasanya diukur dalam watt (W), yang merupakan salah satu faktor terpenting dalam menentukan kemampuan pemotongan suatu mesin. Mesin yang lebih bertenaga dapat memotong material yang lebih tebal dan keras. Namun, alat berat yang kurang bertenaga lebih terjangkau dan cocok untuk tugas pemotongan yang lebih ringan.

Melalui empat faktor di atas, N.C. akan memiliki pemahaman mendalam tentang mesin pemotong laser dengan semua orang. Secara umum, pemilihan mesin pemotong laser bergantung pada kebutuhan pemotongan spesifik pengguna. Mesin bertenaga tinggi dengan kecepatan pemotongan cepat mungkin ideal untuk penggunaan industri, sedangkan mesin yang lebih kecil dan presisi mungkin lebih cocok untuk penghobi dan usaha kecil.